Tanaman jagung, yang dipupuk dengan pupuk hayati berupa biakan bakteri pelarut P, tanpa pemberian TSP atau SP-36 pun sanggup tumbuh subur dan berbuah.
Wednesday, 26 January 2011
PUPUK HAYATI......bakteri pelarut P
Tanaman jagung, yang dipupuk dengan pupuk hayati berupa biakan bakteri pelarut P, tanpa pemberian TSP atau SP-36 pun sanggup tumbuh subur dan berbuah.
Monday, 20 December 2010
MENGENAL PUPUK HAYATI

Secara umum jenis pupuk dibedakan atas 3 kelompok besar yaitu PUPUK KIMIA, PUPUK ORGANIK dan PUPUK HAYATI.
Pupuk hayati diartikan sebagai suatu bahan yang mengandung sel hidup ataupun dalam keadaan laten dari suatu strain mikroorganisme penambat nitrogen,pelarut fosfat atau mikroorganisme selulolitik yang diberikan ke tanah, ke tempat pengomposan ataupun ke biji ( seed coating ). Pupuk hayati lebih dikenal dengan nama pupuk mikroba, dan menurut SK Menteri Pertanian No. R.130.760.11.1998 digolongkan ke dalam kelompok pupuk alternatif. Adapun tujuan dari penggunaan pupuk hayati adalah untuk meningkatkan jumlah mikroorganisme dan mempercepat proses mikrobiologis supaya ketersediaan hara dalam tanah meningkat dan dapat dimanfaatkan oleh tanaman. Pupuk hayati bermanfaat juga untuk mengaktifkan serapan hara oleh tanaman, menekan soil born disease, mempercepat proses pengomposan, memperbaiki struktur tanah dan menghasilkan substansi aktif yang dapat meningkatkan pertumbuhan tanaman. Di Indonesia, mikroorganisme telah dimanfaatkan dalam kehidupan sehari - hari seperti pada makanan dan minuman antara lain dalam proses pembuatan tempe, oncom, tape, tuak, cuka dll. Bentuk - bentuk pupuk hayati yang biasa digunakan adalah biakan agar, biakan cair, biakan kering, biakan beku, atau bentuk tepung. Yang sering digunakan secara luas di lapangan adalah biakan cair dan bentuk tepung.
Sunday, 19 December 2010
INSEKTISIDA ORGANIK ALAMI


Sejak abad 18 telah ditemukan berbagai ekstrak tanaman yang digunakan untuk bahan racun misalnya untuk racun ikan yang juga bisa digunakan sebagai insektisida. Zat terpenting dari senyawa jenis ini adalah : NIKOTIN, PYRETHRUM dan ROTENON.
NIKOTIN, C10H14N2
Alkaloid ini berasal dari tanaman tembakau. Digunakan sebagai fumigan.
PYRETHRUM, C21H28O3 atau C22H28O5.
Senyawa ini diekstrak dari bunga Pyrethrum cineroriaefolium yang memiliki senyawa aktif pyrethrin. Pyrethrum merupakan insektisida yang baik karena senyawa ini mudah terurai dan daya racunnya terhadap mamalia rendah.
ROTENON, C23H22O6.
Senyawa aktif ini terutama digunakan pada tanaman hortikultura, mempunyai daya racun terhadap mamalia rendah.
Baik senyawa nikotin, pyrethrum maupun rotenon tidak bersifat persisten, artinya bisa terurai menjadi senyawa yang tidak berbahaya hanya dalam beberapa jam saja setelah pemakaian.
Saturday, 18 December 2010
SESBANIA ROSTRATA

Terdapat kehidupan yang unik antara tanaman Sesbania rostrata dengan bakteri Rhizobium. Bakteri Rhizobium hidup bersimbiosis dengan tanaman legum ( tanaman kacang - kacangan ), yang pada umumnya bakteri ini tinggal dalam bintil akar ( nodul ) dalam tanah. Pada tanaman Sesbania rostrata, bakteri ini selain tinggal pada bintil akar dalam tanah juga pada batang, sehingga jumlah nitrogen udara yang diikat oleh bentuk simbiosis ini lebih tinggi. Dengan demikian Sesbania rostrata, merupakan GREEN MANURE yang sangat baik.A. nodul pada batang B. Sesbania rostrata.
Saturday, 11 December 2010
AZOLLA SP

Di Indonesia, tanaman Azolla sp telah lama dikenal yaitu sejak pengamatan yang dilakukan oleh Backer pada tahun 1934. Di Jawa Barat tanaman ini dinamakan kakarewoan, kapas rodek, kapok rodek atau lukut cai. Tahun 1949 Saubert telah berhasil menanam Azolla pinnata dalam larutan bebas nitrogen. Tanaman Azolla sp hidup besimbiosis dengan algae Anabaena azollae, sehingga tanaman ini dapat tumbuh pada media tanpa nitrogen. Algae Anabaena azollae hidup di dalam rongga daun Azolla sp, berbentuk untaian kalung. Proses fiksasi nitrogen udara terjadi pada sel heterocyst. Sel ini terbentuk dari sel vegetatif, bentuknya lebih besar, mengandung hyalin, berdinding tebal dan bersifat refraktive. Sel heterocyst melakukan respirasi yang lebih tinggi dari pada sel vegetatif sehingga menciptakan lingkungan yang reduktif, keadaan inilah yang diperlukan untuk proses fiksasi nitrogen dari udara. Jumlah sel heterocyst cukup besar sesuai dengan banyaknya sel vegetatif yang berfotosintesis . Nitrogen yang dihasilkan oleh Anabaena azollae sebagian di salurkan ke tanaman Azolla sp. Jadi tanaman Azolla sp memperolah nitrogen, sementara algae Anabaena azollae mendapatkan perlindungan fisik.
Saturday, 27 November 2010
Flemingia congesta......untuk reklamasi lahan bekas lahar GUNUNG MERAPI

Berdasarkan sejarah, G. Merapi mulai tampil sebagai gunungapi sejak tahun 1006, ketika itu tercatat sebagai letusannya yang pertama. Sampai letusan Februari 2001, sudah tercatat meletus sebanyak 82 kejadian. Material yang dimuntahkan Merapi terdiri dari gas, kerikil, kerakal, material - material halus, dan banyak debu, dan lain- lainnya. ( Mbah Rono, SOLORAYA nad 16 ). Erupsi Merapi merusak 867 ha hutan di wilayah Kabupaten Sleman dengan total kerugian sekitar Rp 33 M. Hutan negara di kawasan Cangkringan yang mengalami kerusakan seluas 310 ha dengan kerugian sekitar Rp 17 M. Hutan rakyat yang rusak terdapat di Kecamatan Umbulharjao, Kepuharjo, dan Glagahharjo, Cangkringan 210 ha dengan total kerugian sekitar Rp 11 M. Kebun rakyat yang rusak di kawasan Cangkringan dan Pakem seluas 347 ha dengan total kerugian Rp 5 M. Menurut Menteri Lingkungan HIdup, perlu dilakukan penataan ruang yang mengintegrasikan kawasan rawan bencana, karena letusan G Merapi telah merusak ekosistem alami yang ada. ( HILEUD.COM )
Reklamasi dan pengelolaan lahan bekas lahar g Merapi telah dilakukan di desa Kemiren, Kecamatan Srumbung, Kabupaten Magelang. Teknologi yang diterapkan adalah menanami lahan yang tertimbun lahar dengan Flemingia congesta, dan dengan penggunaan emulsi bitumen.
Flemingia congesta adalah tanaman legum perdu, dapat mencapai tinggi 3 - 5 meter, tumbuh cepat, berdaun banyak, dapat dipangkas dan hasil pangkasannya digunakan sebagai pupuk organik, dan apabila terbakar dapat bertunas kembali. Sedangkan bitumen digunakan sebagai amelioran, khususnya untuk memperoleh kelembaban tanah yang cukup agar mampu mendukung pertumbuhan tanaman dengan baik. Dalam waktu satu tahun, lahan bekas endapan lahar telah tertutup rapat oleh vegetasi. ( SATU ABAD. KIPRAH LEMBAGA PENELITIAN TANAH INDONESIA 1905 - 2005 . badan litbang pertanian. departemen pertanian )
Monday, 15 November 2010
Organic Farming: PABRIK PUPUK BIOLOGIS
Organic Farming: PABRIK PUPUK BIOLOGIS: "Sistem pertanian modern sangat tergantung pada input energi. Persediaan energi makin lama makin ketat dan cadangan minyak bumi makin berkur..."
Subscribe to:
Posts (Atom)